0274-549426 | ibnu@gamamulti.com

Direktur Utama

Gama Multi Group - Daerah Istimewa Yogyakarta Indonesia

#52 Seminar (1): Siapkah Kita Menghadapi Datangya Era Robotik dan Kecerdasan Buatan?

Video #1: Sebuah pabrik sepatu Adidas di Jerman sehari-hari, tampak rapi dan sepi. Bukan karena kegiatan operasional yang menurun, tapi pabrik itu dioperasikan hanya oleh 60 pekerja, robot, dan mesin cetak 3D. Di negara kita, pabrik yang setara kapasitas produksinya memerlukan 1.000 pekerja, tanpa robot dan mesin cetak 3D.

Video #2: Minimarket AmazonGo dioperasikan tanpa pegawai sama sekali, hanya ada puluhan kamera dan kecerdasan buatan yang membaca belanjaan pelanggan dan langsung memotong saldo rekening pelanggan kemudian merekap setiap transaksi yang terjadi.

Kedua tayangan video tsb bukan bagian dari cerita fiksi ilmiah, tapi sudah terjadi, the future is now. Sekarang bayangkan kalau robot dan mesin cetak 3D tsb diterapkan di pabrik sepatu di Karawang. Atau bagaimana kalau pengusaha minimarket di Indonesia memutuskan untuk menggunakan kecerdasan buatan di semua gerai minimarketnya?

Studi McKinsey melaporkan bahwa di tahun 2030 akan ada 23 juta pekerjaan yang hilang karena penerapan kecerdasan buatan dan proses otomasi; sebaliknya akan ada kebutuhan 26 – 40 juta pekerjaan baru. Tapi pekerjaan baru tsb pasti memerlukan keterampilan yang lebih tinggi dari keterampilan pekerjaan sebelumnya. Artinya, tanpa persiapan matang untuk menyediakan pelatihan keterampilan yang akan dibutuhkan di tahun 2030, maka ancaman pengangguran masif akan menjadi kenyataan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *