
Pertama, menurut John Brandon, ajaklah orang tsb bicara tentang masalah yang dihadapi atau kegagalan yang pernah dialaminya. Kedua, perhatikan nada kalimat yang diucapkannya saat bercerita. Apabila dia lebih banyak menyebut faktor luar, lingkungan sekitar, atau orang lain sebagai penyebab masalah atau kegagalannya; maka besar kemungkinan dia adalah tipe orang yang sulit diajak bekerjasama.
Logikanya adalah orang yang mudah diajak bekerjasama akan bersikap terbuka untuk menerima kritik, kekurangan, dan saran perbaikan dari orang lain. Dengan kata lain dia siap bekerjasama dengan orang lain yang bisa membantu memperbaiki kekurangannya.
Sebaliknya orang yang sulit diajak bekerjasama akan cenderung menutup diri terhadap masukan orang lain. Itulah sebabnya dia menyalahkan orang lain atau faktor eksternal sebagai penyebab masalah atau kegagalannya. Dengan menyalahkan, dia merasa tidak perlu bekerjasama dengan orang lain untuk memperbaiki kekurangannya.
