0274-549426 | ibnu@gamamulti.com

Direktur Utama

Gama Multi Group - Daerah Istimewa Yogyakarta Indonesia

#89 Teknik Menjual Yang Efektif: Menjual Tanpa Niat Menjual

Perkenalan saya dengan Mas Komar, founder Kopi Waw, terjadi saat mengikuti acara Ngopi Sehat, Penuh Manfaat di Resto UC. Waktu itu dia bercerita di depan audiens perihal sakit diabet & liver parah yang dideritanya, tahun 2017 – 18, hingga berat badannya susut tinggal 34 kg. Dalam keadaan kritis muncul “pencerahan”, dia ingin mengganti konsumsi obat-obatan medis dengan stimulan yang membuat tubuhnya menyembuhkan sendiri.

Itulah yang mengantarkannya pada Kopi Waw, yang diraciknya dengan teknik “grinding & roasting” tertentu hingga menghasilkan stimulan yang diinginkannya. Kini kondisinya sudah jauh lebih baik berdasarkan cek lab yang dilakukannya. Selama 2 jam dia bercerita selain kisah hidupnya, juga cara mengolah biji kopi, menyajikan, dan menikmati kopi, serta kelebihan kopi robusta dibanding kopi jenis lainnya.

Tidak ada “tekanan” untuk membeli produknya dengan teknik yang biasa dipakai para penjual. Tapi ajaib, seusai cerita, satu per satu peserta memutuskan membeli kopi yang dibawanya. Kita mungkin beranggapan itu “impulsive buying”. Lalu saya tes dengan tanyaan berapa gerai yang sudah dibuka. Dengan tenang dijawabnya, “Sudah 117, di yogya, ada 3.” La apa mungkin 117 ini juga “impulsive outlets”?

Terakhir, saya coba “menantang” Mas Komar, “Bagaimana kalau kita uji di lab biji kopi Waw ini untuk mengetahui manfaatnya bagi kesehatan?” Dengan kalem dia menjawab, “Monggo, tapi itu urusan njenengan. Bagi saya, orang percaya cerita saya, alhamdulillah. Tidak percaya, tidak masalah.” Mungkin memang teknik menjual yang efektif sekarang ini bukan lagi yang agresif, memojokkan, atau menekan prospek; tapi justeru yang tampak tidak niat berjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *