
Buku Business Ethics karya J.S. Nelson & Lynn A. Stout memberi kita wawasan dan renungan mengenai pentingnya etika bagi individu maupun organisasi dalam mengambil keputusan dan berperilaku. Dan ini relevan sekali dengan situasi yang kita jumpai di negeri kita. Sengkarut industri asuransi, isu tentang pejabat atau keluarga pejabat yang berbisnis, atau tren media yang mengutamakan kecepatan daripada kualitas adalah contoh-contoh yang berhubungan erat dengan etika.
Persoalan yang melanda industri asuransi hingga masuk ke ranah pidana pada awalnya menurut saya adalah pelanggaran etika yang dianggap “kecil” sehingga diabaikan. Tapi perhatikan pesan J.S. Nelson & Lynn A. Stout, “Pelanggaran etika harus diselesaikan dengan tuntas sejak dini, bila tidak akan seperti sel yang berkembang biak dengan ganas di luar kontrol sehingga meyebabkan rusaknya reputasi organisasi.”
Ilustrasi kasus dalam buku ini memang tidak dari kasus-kasus di negeri kita. Tapi kita bisa melihat kesamaan timbulnya kasus-kasus di negara lain dengan kasus di negara kita. Intinya sudahlah mari kita senantiasa menaati aturan dan terus-menerus mendengarkan suara hati nurani kita sebelum memutuskan atau berperilaku apakah ini akan membawa kebaikan untuk pribadi dan organisasi.
