
Permainan golf selalu menampilkan miniatur kehidupan, ada drama, karakter, emosi, dan akhirnya seperti jalannya kehidupan kita pun bertanya pada diri sendiri: Pelajaran apa yang bisa kita ambil?
British Open 2019 di padang golf Portrush Irlandia juga menyajikan drama dan pelajaran berharga yang bisa kita ambil. Mari kita simak tokoh drama kita Brooks Koepka, pegolf peringkat 1 dunia saat ini. Kamis, 18/7/19, hari pertama turnamen, Koepka di urutan pertama dengan skor 68, bersama dengan pegolf hebat lainnya: Sergio Garcia, Alex Noren, & Web Simpson. Wartawan pun mewawancarai Koepka perihal capaiannya.
“Ada pegolf lain di urutan pertama selain dirimu.”
“Oh ya, tidak masalah. saya akan mengalahkan mereka semua, satu per satu.”
“Pukulan jarak pendek mereka lebih akurat menurut statistik dari pukulanmu.”
“Tidak masalah juga, kalau pukulan jarak jauh kita bisa diandalkan, kita tidak perlu lagi pukulan jarak pendek.”
“Hujan yang turun apakah tidak mengganggu permainanmu?”
“Mungkin saja, tapi di Portrush semua menghadapi cuaca yang sama…”
Karena golf merupakan miniatur kehidupan, maka reaksi pegolf dalam permainan juga mencerminkan karakternya sehari-hari. Dan kita tahu seperti apa karakter Brooks Koepka. Pasti dia bukan tipe orang yang menyalahkan ‘faktor eksternal’ atas capaiannya. Toh kita semua menghadapi ‘faktor eksternal’ yang sama?
