
Acara Business Matching hari ini mempertemukan 11 pengusaha rintisan binaan Gama Multi dengan calon investor yang berminat untuk bermitra dengan mereka. Sungguh membanggakan menyaksikan para milenial tsb tampil penuh percaya diri untuk mempromosikan tim mereka, produk, dan model bisnis yang mereka tawarkan.
Meskipun produk mereka berbeda, tetapi saya menemukan ada kualitas yang serupa pada mereka dari cara bersikap dan berpikir. Contoh salah satu pengusaha rintisan menggagas cara untuk mengefisienkan penggunaan energi di gedung perkantoran. Artinya mereka punya kepedulian terhadap konsumsi energi di negara kita.
Tidak berhenti pada peduli, mereka kemudian menawarkan teknologi IoT (Internet of Things) untuk mewujudkan kepedulian tsb. Dan sikap peduli pada masalah yang mereka temui kemudian menemukan solusi juga ditunjukkan oleh pengusaha rintisan lainnya. Ada yang peduli pada bagaimana menyediakan akses air bersih di rumah tangga, “menabung” air hujan supaya tidak ada defisit air saat kemarau panjang, merakit drone untuk mengurangi biaya pemupukan, dll.
Inilah kualitas pribadi yang akan selalu dibutuhkan dan tidak bisa digantikan oleh robot, yaitu memiliki kepedulian pada masalah di sekitarnya dan memiliki kompetensi untuk menemukan solusi terhadap masalah tsb. Indonesia “beruntung” seandainya bonus demografi yang akan dinikmati tahun 2020 – 30 terdiri atas anak-anak muda yang peduli dan kompeten.
