#3 Kepatuhan Warga
Beberapa negara Asia yang telah berhasil melandaikan kurva persebaran Covid-19 tanpa lockdown total antara lain: Jepang, Korsel, Taiwan, Hong Kong, dan Singapura. Kita punya kesan yang sama tentang gambaran warga di negara tsb: disiplin dan patuh pada peraturan yang merupakan salah satu kunci keberhasilan mengatasi Covid-19.
Media asing beberapa kali menulis tentang ketidakpatuhan warga kita dalam mengikuti protokol Covid-19 yang bagi mereka “aneh”: ada pasien Covid-19 kabur dari RS, warga yang harusnya menjalani karantina mandiri malah mengikuti hajatan tetangganya, dan warga yang hasil tesnya positif terpapar Covid-19 menolak dirawat di RS.
Kepatuhan warga di negara-negara tsb antara lain juga karena pemerintahnya membuat “sistem & infrastruktur” yang mendorong kepatuhan. Misalnya soal karantina mandiri, di Korsel diawasi melalui aplikasi berbasis GPS yang akan mengikuti pergerakan warga. Melewati batas karantina, alarm berbunyi; nekad, sanksi denda menanti.
Sedangkan di negara kita soal karantina mandiri ini diserahkan pada kesadaran warga. Tapi soalnya tidak sesederhana yang kita kira. Bisa kita bayangkan sulitnya mengarantina diri selama 2 minggu di negara yang 75 juta warganya bekerja di sektor informal yang setiap hari harus keluar mencari nafkah. Tapi kita juga sadar betapa tidak mudahnya mengatasi Covid-19, tanpa kepatuhan warga.
