
Usai acara peluncuran produk suatu perusahaan, diadakan konferensi pers mengundang wartawan berbagai media. Sesi pertama aneka pertanyaan diajukan mulai dari harga, jumlah produk, rencana produksi berikutnya, dll.
Sesi kedua mulai muncul pertanyaan “kritis”, contohnya, “Apa yang mendorong perusahaan bersemangat meluncurkan produk tsb ke pasar?” Sejenak jubir yang bertugas menjawab, merenungkan pertanyaan tsb. Disadarinya pertanyaan ini harus dijawab dengan berhati-hati. Karena langsung menjawab pertanyaan, terkesan perusahaan berorientasi komersial saja. Padahal belum tentu citra itu saja yang ingin disampaikan ke publik.
Sebaliknya menolak, juga akan tersirat tidak jujur, Karena tiap perusahaan tentu menginginkan imbal hasil atas investasi & pemasaran produksinya. Menemukan jawaban yang “seimbang” dalam arti kata ada kejujuran dalam jawaban tsb, sekaligus memberi citra perusahaan yang positif di masyarakat adalah pelajaran tersendiri yang tidak diajarkan tapi dibutuhkan.
