0274-549426 | ibnu@gamamulti.com

Direktur Utama

Gama Multi Group - Daerah Istimewa Yogyakarta Indonesia

#135 Mengasah Self-Awareness Melalui Kopi

Sore itu di Resto Hotel UC UGM diadakan sesi “cupping” atau mencicipi aneka rasa kopi & seduhannya diikuti 15 penikmat kopi di Yogyakarta. Kopi yang disajikan beragam mulai dari Gayo, Mandailing, sampai jenis fine robusta Temanggung dengan model seduhan V60 & cold brew.

Setelah mencicipi satu gelas kecil jenis kopi tertentu, para penikmat kopi kemudian akan mengungkapkan pengalaman atau sensasinya dari masing-masing kopi tsb dari segi aroma, rasa, keasaman, dan adakah rasa yang tertinggal. Sebagai orang “awam” dalam hal kopi, saya ikut mencicipi berbagai jenis kopi tsb dan juga mengungkapkan sensasi atau pengalaman yang saya rasakan. Ada kopi yang aromanya harum, tapi rasanya asam. Ada juga kopi yang sama-sama asam rasanya tapi berbeda derajat keasamannya. Dan memang ada kopi yang setelah diteguk masih meninggalkan rasa (after-taste).

Setelah mengungkapkan sensasi kopi tsb dari aroma, rasa, & rasa yang tertinggal, saya mendapatkan “pencerahan” bahwa sejatinya kopi bisa mengasah self-awareness kita. Karena kita disadarkan apa yang terjadi pada diri kita, apa yang teramati melalui indera kita dan inilah self-awareness.

Self-awareness termasuk salah satu kecerdasan emosional yang penting. Karena semua perbaikan, peningkatan kompetensi, maupun kapabilitas pada individu maupun perusahaan dimulai dari kesadaran diri tentang apa kekurangan atau kelemahan yang dimiliki seseorang atau perusahaan tsb. Dari sini baru kemudian bisa dibuat peta jalan perbaikan atau peningkatan kompetensi dan kapabilitas tadi.

Jadi jika diperlukan peningkatan self-awareness, maka ada cara mudah dan menyenangkan yang bisa ditempuh yaitu ngopi sambil melek-merem merasakan sensasinya dengan kata-kata khas para penikmat kopi sejati: body, acidity, flavor, taste, & after-taste.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *